Minggu, 11 Februari 2018

Ini Dampak Negatif Kerja Shift Malam Bagi Wanita

Secara umum, dari pagi sampai sore adalah waktu produktif tubuh, sedangkan malam adalah waktu bagi tubuh untuk tidur dan beristirahat. Tetapi beberapa siklus haid profesi mengharuskan wanita bekerja di malam hari, yaitu, untuk melakukan pekerjaan shift malam, seperti dokter dan perawat.

Ini tidak mudah bagi wanita, belum lagi kebiasaan kerja shift malam juga menghemat risiko kesehatan, yaitu memicu kanker. Penelitian oleh American Association for Cancer Research (AACR) mengungkapkan bahwa wanita yang bekerja di shift malam memiliki 19% lebih tinggi risiko terkena kanker. Kanker yang paling rentan adalah kanker payudara, paru-paru, kulit dan gastrointestinal dibandingkan dengan wanita yang tidak bekerja shift malam.

Studi tersebut juga menyebutkan bahwa profesi perawat merupakan risiko kanker payudara tertinggi karena paling sering mendapat jam kerja pengawas malam hari. Perawat yang bekerja di shift malam memiliki 58% kanker payudara yang sedang berkembang, 35% lebih menderita kanker saluran pencernaan dan kanker paru sampai 28%.

Para peneliti, Xuelei Ma, PhD, ahli onkologi di Universitas Sichuan, mengatakan: "Dengan mengintegrasikan secara sistematis data di atas, kami menemukan bahwa kerja malam dikaitkan secara positif dengan beberapa kanker umum pada wanita. Perlindungan kesehatan untuk malam menggantikan pekerja wanita jangka panjang. "

Karena cara melancarkan haid malam adalah waktu terbaik untuk beristirahat, dimana tubuh meregenerasi sel sehingga bisa berfungsi optimal keesokan harinya, kurang tidur di malam hari menyebabkan banyak ketidakseimbangan hormon dan metabolisme yang memicu lebih banyak penyakit, salah satu dari apa itu kanker Lalu, jika kemungkinan bisa mengubah kerja shift, akan lebih baik tidak bekerja dengan wanita wanita malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar